Langsung ke konten utama

Postingan

MERAWAT EMPATI di MASA PANDEMI, CERMIN WAJAH ISLAM yang SESUNGGUHNYA

(Sumber Foto : Republika.co.id) Pandemi menghadirkan sejuta cerita sepanjang lebih dari satu tahun terakhir ini. Adalah cerita duka yang lebih banyak mendominasi di dalamnya. Berita kematian hadir tanpa jeda mewarnai hari, berpacu dengan silih berganti suara sirine ambulans yang membelah jalan raya bak simfoni kematian. Setali tiga uang dengan hal itu, keterpurukan situasi ekonomi juga telah meluluhlantakkan hampir seluruh aspek kehidupan dunia, tak terkecuali aspek perekonomian di dalamnya.  Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 per 20 Juli 2021, tingginya angka kasus Covid-19 di tanah air juga berdampak pada 11.045 anak-anak yang menjadi yatim/piatu sebab orang tua mereka meninggal karena pandemi ini. Data terbaru menurut Kemensos RI, per tanggal 7 September 2021, jumlah anak yatim piatu akibat Covid- 19 bertambah menjadi 25.202 anak. Sementara data Laman Imperial College London, yang dirangkum Litbang Kompas memprediksi jumlah anak kehilangan orangtua di Indonesia be...

MENGOLAH PELUANG di MASA PANDEMI BERSAMA YUMMY APP

Dear Sobat Yummy, kita sadari bahwa adanya pandemi Covid 19 mengajarkan kita untuk memiliki mindset yang positif dan perilaku adaptif di tengah situasi yang serba sulit seperti saat ini. Salah satunya adalah dengan pandai membaca peluang yang ada di sekitar, khususnya bagi para perempuan yang ingin mengembangkan bakatnya di dunia kuliner, termasuk para ibu rumah tangga yang ingin berkreasi dengan bahan makanan yang ada di rumah, namun di sisi lain wajib untuk bisa menekan budget pengeluaran. Dan kali ini Yummy App hadir menawarkan solusi cerdas tersebut. Tahukah Sobat Yummy semua, bahwa Yummy App di bawah naungan IDN Media adalah sebuah aplikasi panduan memasak berbasis digital yang berisi kumpulan aneka resep masakan terlengkap plus panduan memasak yang bersifat praktis dan sangat mudah. Aplikasi yang diluncurkan oleh IDN Media ini memiliki banyak fitur unggulan yang dirancang untuk membantu menyelesaikan isu yang dihadapi milenial dan generasi Z saat akan memasak. Itu artinya, para...

GERAKAN CINTA BUAH LOKAL SEBAGAI MOMENTUM UNTUK MERAJAI PASAR DI ERA PANDEMI COVID-19

Sebagaimana kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu dari dua puluh negara terbesar penghasil buah, namun ironisnya juga menjadi salah satu dari lima negara terbesar yang mengimpornya. Berbanding terbalik dengan hal tersebut, berdasarkan data WHO, angka konsumsi buah masyarakat Indonesia tergolong masih rendah.  Padahal bila ditelisik lebih jauh, Indonesia sebagai negara agraris dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia potensial di dalamnya, sesungguhnya mempunyai kemampuan membangun industri buah nusantara di masa depan. Kualitas buah lokal nusantara pun tak kalah pamor dengan buah impor produk luar negeri. Senada dengan hal tersebut,  tanpa bermaksud menutup mata akan problematika yang ada saat ini, keberadaan buah lokal justru seolah tergusur dengan euforia hadirnya buah impor yang memiliki tampilan jauh lebih menarik dan tak jarang membanderol harga yang lebih terjangkau.  Berkaitan dengan konteks membangun industri buah nusantara tersebut, sebenarnya sejak...

MENJADIKAN MOMEN PERSALINAN SEBAGAI BAGIAN DARI PERJALANAN SPIRITUAL

Berbicara tentang proses persalinan, seperti menghadirkan dejavu tersendiri dalam ingatan saya. Setiap detail prosesnya terekam sempurna di benak memori. Mungkin inilah yang dinamakan naluri seorang ibu. Berkaitan dengan hal itu sekaligus dalam rangka mengikuti event Blog Competition Ibupedia , maka izinkan kali ini saya berbagi kisah tentang pengalaman persalinan putri kedua saya 21 bulan yang lalu. Annisa, begitu nama indah yang saya sematkan untuk putri kedua saya. Dalam perjalanan hidup saya, Allah menganugerahkan rezeki berupa janin dalam kandungan saya tepat di saat usia si sulung menjelang enam belas bulan. Menjalani masa-masa kehamilan di tanah rantau Sumatera hanya bertemankan suami dan si sulung Assyifa, tentunya membawa pengalaman baru untuk saya. Masa-masa trimester awal kehamilan menjadi salah satu momen tak terlupakan selama kehamilan Annisa. Betapa tidak, drama hiperemesis parah hingga membuat berat badan turun drastis hanya dalam waktu beberapa saat saja, ditambah s...

PUNCAK FESTIVAL PEREMPUAN 2021 HUT KOMUNITAS IBU-IBU DOYAN NULIS (IIDN) ke-11, PELUANG LITERASI di DUNIA DIGITAL

Pertama kali mengikuti ajang puncak Festival Perempuan 2021 dalam rangka peringatan HUT ke-11 Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis via platform zoom, membawa atmosfer baru dan pengalaman tak terlupakan dalam perjalanan literasi saya selama ini. Betapa tidak, acara yang dikemas dalam sharing session dengan tiga narasumber hebat, yakni Damar Aisyah, Mugniar Marakarma, dan Wiwin Pratiwanggini ini memberikan support dan motivasi besar bagi perkembangan literasi khususnya bagi ibu rumah tangga seperti saya. Acara dibuka oleh Alfa Kurnia yang didapuk menjadi host . Berlanjut pada sesi selanjutnya yakni pemaparan laporan pencapaian IIDN oleh Widyanti Yuliandari, selaku ketua umum IIDN. Widyanti Yuliandari Mbak Wid, begitu ia disapa, menguraikan detail awal perjalanannya bergabung dengan komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN). Berawal di tahun 2017, tepatnya mendekati HUT IIDN ke-7 kala itu, ia diangkat menjadi ketua umum IIDN oleh Indari Mastuti, founder IIDN. Dalam perjalanan kepengurusan di p...